Pernahkah anda mengalami kesemutan?
Saya yakin pernah, karena hampir setiap orang pasti
pernah merasakan kesemutan dan menganggapnya sebagai suatu hal yang sepele.
Kesemutan terjadi bukan karena ada bagian tubuh yang
manis sehingga dikerumuni banyak semut yaa.
Kesemutan atau dalam ilmu kedokteran sering disebut paresthesia adalah
sensasi rasa dingin/panas pada permukaan tubuh tertentu yang tidak dipicu
rangsangan dari lingkungan luar. Bagian yang mengalami kesemutan ini merasakan
seperti dirambati sesuatu. Paresthesia ini muncul jika terjadi
iritasi pada serabut saraf yang membawa sensasi kesemutan. Kesemutan bisa
terjadi di tangan, di kaki, di muka, dan bisa di seluruh bagian tubuh.
Pada dasarnya, kesemutan adalah suatu gejala
manifestasi dari gangguan sistem syaraf sensorik akibat rangsangan listrik di
dalam sistem itu tidak tersalurkan secara penuh dengan berbagai macam sebab.
misalnya karena syaraf dan pembuluh darah mengalami tekanan,
Contoh sederhana adalah: salah posisi duduk, duduk
bersila atau berdiri terlalu lama dan tidur dengan posisi tangan tertindih
kepala sehingga syaraf dan aliran darah terganggu. Umumnya kesemutan akan
mereda jika bagian tubuh yang mengalaminya digerakkan atau dipijit.
Namun, apabila kesemutan yang dialami tidak karena
hal-hal tersebut atau jika:
1. Kesemutan yang dialami tidak mereda setelah bagian
tubuh yang mengalami kesemutan di gerakkan atau dipijit.
2. Awalnya hanya dialami sebagian kecil bagian tubuh tapi
kemudian merambat ke bagian tubuh yang lebih luas.
3. Apabila awalnya jarang terjadi tapi semakin hari
semakin sering.
4. Jika kesemutan menjadi rasa kebal.
Bisa jadi itu adalah sebuah peringatan bahwa telah
terjadi gangguan kesehatan yang serius dan harus segera diperiksakan ke dokter.
Penyebab lain dari kesemutan adalah:
1. Kurangnya aliran darah ke daerah tertentu, contohnya
adalah penumpukan plak dari arterosklerosis di kaki dapat menyebabkan nyeri,
mati rasa dan kesemutan.
2. Tekanan pada syaraf tulang belakang
3. Tingkat abnormal kalsium, kalium atau natrium dalam
tubuh
4. Kekurangan vitamin B-12
Kesemutan yang tidak disertai gejala-gejala lain
biasanya menandakan adanya gangguan pada reseptor di kulit atau pada
cabang-cabang syaraf tepi. Namun, perlu diwaspadai jika ada gejala lain di luar
kesemutan, bukan hanya kelumpuhan, kesemutan bisa juga disertai gangguan
penglihatan, pendengaran, gabungan keduanya atau lainnya.
Perlu diwaspadai juga jika kesemutan itu terjadi di
suatu bagian tubuh kemudian merambat ke bagian tubuh lain di sekitarnya, lalu
menyebabkan memperburuk fungsi-fungsi tubuh lainnya, bisa jadi itu adalah
gejala tumor dibagian depan otak. Penyakit yang memiliki gejala awal sangat
sepele, namun sebenarnya adalah penyakit yang sangat amat serius. Karena itu
jika anda mengalami kesemutan yang tidak wajar segeralah perikasakan diri ke dokter.
Dokter akan menanyakan bagian tubuh yang mana yang
mengalami kesemutan, luas areanya, tempat asal kesemutan, dan perkembangan
kesemutan itu dari awal. Semua informasi tersebut akan merujuk pada penyebab
masalah atau gejala. bisa jadi pada syaraf tepi, pada otot, sumsum tulang
belakang atau bahkan otak.
Beberapa gangguan kesehatan serius yang ditandai
gejala kesemutan antara lain:
1. Radang sumsum tulang belakang (myelitis)
Penyakit ini terjadi pada orang dewasa, terkadang
gejala kesemutan di awali dengan flu berat. Kesemutan yang dirasakan akan
semakin hebat, naik dari ujung jari kaki sampai ke pusar. Gejala ini akan
berkembang menjadi rasa tebal di permukaan kulit. Pada fase berikutnya,
penderita akan merasa sulit berjalan. Yang seperti ini merupakan gejala radang
sumsum tulang belakang, yang disebabkan oleh serangan virus cytomegalovirus (CMV).
Penderita jadi tidak bisa mengontrol buang air kecil dan kesulitan buang air
besar. Penyakit radang sumsum tulang belakang ini ada yang bisa disembuhkan
secara total, ada juga yang hanya bisa disembuhkan sebagian saja, tapi ada juga
yang sampai lumpuh.
2. Diabetes militus atau biasa di sebut kencing manis
Pada penderita diabetes, kesemutan merupakan gejala
kerusakan pembuluh-pembuluh darah. Sehingga mengakibatkan darah yang mengalir
di ujung-ujung syaraf berkurang. Gejala yang timbul biasanya telapak kaki
terasa tebal, kadang-kadang panas, dan terus menerus kesemutan di bagian ujung
jari, di sertai rasa nyeri yang teramat sangat, telapak kaki terasa seperti
ditusuk tusuk terutama pada malam hari.
3. Carpal tunnel syndrome (CTS)
Biasanya kesemutan menyerang ujung jari tangan kanan,
selanjutnya berkembang menjadi rasa tebal saat digunakan untuk beraktivitas.
Gejala ini berkaitan dengan rongga di pergelangan tangan atau karpal mengalami
pembesaran otot otot sehingga menekan syaraf yang melewati rongga tersebut. CTS
dapat mengakibatkan gangguan lebih serius bila didiamkan cukup lama, misalnya
1-2 tahun. Pada tahap ini tekanan otot sudah mengganggu aliran darah ke tangan,
sehingga mengakibatkan otot otot yang mengalami kekurangan nutrisi akan
mengecil, dan otot menjadi lemah.
4. Jantung
Kesemutan juga dapat ditimbulkan karena komplikasi
jantung dan syarafnya. Hal ini terjadi jika saat penderita menjalani operasi
pemasangan klep jantung, ada bekuan darah menempel dan kemudian terbawa aliran
darah ke atas dan menyebabkan tersumbatnya salah satu pembuluh darah di otak
dan kebetulan mengenai daerah yang mengatur sistem sensorik. Jika daerah yang
mengatur sistem motorik juga terkena, kesemutan akan menjadi kelumpuhan.
5. Rematik
Dalam hal ini syaraf terjepit disebabkan sendi pada
engsel, sebagai contoh sendi pergelangan tangan berubah bentuk. Gejala
kesemutan biasanya hilang dengan sendirinya bila rematik sembuh.
6. Stroke
Kesemutan bisa menjadi tanda stroke ringan, hal ini
disebabkan sumbatan pada pembuluh darah di otak sehingga menyebabkan kerusakan
syaraf setempat. Gejala ini disertai gejala lain, yaitu: rasa kebas separuh
badan, lumpuh separuh badan, buta sebelah mata, sukar bicara, penglihatan ganda
dan kabur.
7. Spasmofilia (tetani)
Penyakit ini timbul karena kadar ion kalsium dalam
darah berkurang yang disebabkan oleh menurunnya tegangan karbondioksida dalam
paru-paru.
8. Guillain-barre syndrome
Ditandai dengan gejala demam tinggi, batuk, dan sesak
nafas. kemudian disertai rasa kesemutan dan kebas. kesemutan biasanya terasa di
sekujur tubuh, khususnya pada ujung jari kaki dan tangan karena virus menyerang
sistem syaraf tepi. Bila keadaan tersebut tidak segera diatasi, dapat
menyebabkan sesak nafas dan lumpuh di seluruh tubuh.
Masalah kesemutan yang biasa kita
anggap sepele ternyata dapat berdampak buruk jika kesemutan itu terjadi tidak
dalam batas normal.
Jadi jika anda mengalami kesemutan
yang abnormal seperti yang sudah diulas di atas, waspadalah dan segera diperiksakan ke dokter.
Bagaimana menarik kan mempelajari fakta unik tentang
kesemutan.?
Sekian fakta unik tentang kesemutan, dan ikuti terus fakta unik lainya.
Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi bagi temen-temen sekalian.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar