Rabu, 21 September 2016

Fakta Unik Tentang Kentut




Postingan kali ini adalah soal kentut.!!
Kenapa sih kentut saja di permasalahkan.?
Jangan sepelekan kentut karena dibalik kentut ada fakta unik yang menarik, intip yuukk..

Banyak orang berlama-lama menahan kentut karena malu diledek teman-teman di sekitarnya. Padahal kentut itu menyehatkan. Kalau merasa malu baunya menganggu orang lain, ada baiknya tak perlu ditahan, tapi cukup menyingkir di tempat sepi, dan kemudian, “Tuuuuuutt...!” Lega bukan?

Asal tahu saja, kentut itu sehat karena menandakan sistem pencernaan dan usus berfungsi normal.
Meski demikian, kalau kentutnya keseringan, ini juga menandakan ketidakberesan yang harus segera diberesi. Terlalu sering kentut isyarat gangguan di sistem pencernaan.
Frekuensi buang angin sekitar 14 kali dalam sehari masih dianggap normal. Tapi lebih dari itu, sudah tak normal dan berarti ada ketidakberesan. Sedangkan volume angin yang diproduksi setiap individu dalam kondisi normal diperkirakan bervariasi antara 400-1600 ml per hari.
Tentunya anda pernah mendengar seseorang harus menjalani operasi hanya karena tidak bisa kentut! Perkara perkentutan saja ternyata bisa sangat merepotkan yaa, maka dari itu jangan malu untuk mengeluarkan kentut anda..

Lalu darimana datangnya kentut.?
Kenapa kentut mengeluarkan bunyi yang nyaring.?
Mengapa kentut berbau busuk.?
Daripada pusing bertanya, mari kita simak ulasan di bawah ini :

Seperti kita ketahui, proses pencernaan dan penyerapan makanan terjadi di usus halus. Makanan yang tidak bisa dicerna dan diserap tubuh akan dibuang ke usus besar (kolon). Sisa-sisa makanan yang ada dalam usus besar ini merupakan makanan bagi bakteri penghuni usus.
Di dalam usus besar ini pula terjadi proses fermentasi yang antara lain memmbentuk sejumlah gas. Mengacu pada proses tersebut, bisa dimaklumi bila jenis makanan yang dikonsumsi menentukan produksi gas dalam usus. Semakin banyak seseorang mengkonsumsi jenis makanan yang tidak dapat dicerna, semakin meningkat pula proses fermentasi oleh bakteri. Akibatnya, produksi gas pun mengalami peningkatan.

Jenis gas yang diproduksi dalam usus antara lain CO2, H2S, dan Metan.
Maka dari itu kentut besifat Asam, karena mengandung karbondioksisa (CO2) & hidrogen sulfida (H2S).
Kendati ada pula sumber gas dalam usus yang berasal dari udara luar, seperti nitrogen, dan oksigen. Udara luar ini dapat ikut tertelan akibat aktivitas makan yang tidak benar. Yakni kebiasaan mengunyah permen karet atau pemasangan gigi palsu yang kurang tepat, dan semacamnya. Belum tentu kentut itu baunya minta ampun. Angin yang satu ini bisa menjadi bau akibat adanya proses pembentukan dan metabolisme bakteri di usus besar. Bau tak sedap yang mungkin bisa timbul juga dapat berupa bau asam akibat mengonsumsi makanan yang tidak sesuai dengan organ pencernaan. Selain itu, makanan yang berbau tajam, seperti petai, durian, nangka dan cemledak juga dapat menyebabkan kentut berbau.

Bau kentut yang busuk tercipta karena kandungan hidrogen sulfida & merkaptan.
Kedua senyawa ini mengandung sulfur (belerang). Makin banyak kandungan sulfur dalam makanan anda, makin banyak sulfida & merkaptan diproduksi oleh bakteri dalam perut & makin busuklah kentut anda.

Bunyi dari kentut berasal dari adanya vibrasi / getaran lubang anus saat kentut diproduksi. Kerasnya bunyi tergantung pada kecepatan gas dan diameter lubang anus anda.

Biasanya kentut yang busuk itu hangat & tidak bersuara, kenapa bisa seperti itu ?
Salah satu sumber kentut adalah bakteri. Fermentasi bakteri & proses pencernaan memproduksi panas, hasil sampingnya adalah gas busuk. Ukuran gelembung gas lebih kecil, hangat & jenuh dengan produk metabolisme bakteri yg berbau busuk. Ini kemudian menjadi kentut, walau hanya kecil volumenya, tapi SBD (Silent But Deadly) wow..

Apakah sempat terpikirkan oleh anda mengapa kentut keluarnya lewat dubur tidak lewat atas.?
Mari kita mengingat pelajaran SMA, Gerak peristaltik usus mendorong isinya ke arah bawah. Tekanan di sekitar anus lebih rendah. Gerak peristaltik usus menjadikan ruang menjadi bertekanan, sehingga memaksa isi usus, termasuk gas-nya untuk bergerak kekawasan yg bertekanan lebih rendah, yaitu sekitar anus. Dalam perjalanan ke arah anus, gelembung-gelembung kecil bergabung jadi gelembung besar. Kalau tidak ada gerak peristaltik, gelembung gas akan menerobos ke atas lagi, tapi tidak terlalu jauh, karena bentuk usus yg rumit & berbeit-belit.
Bayangkan kalo kentut keluar dari lubang hidung, anda pasti akan pusing bahkan pingsan karena kentut mengandung sedikit oksigen.

Waktu yang diperlukan oleh kentut untuk melakukan perjalanan kehidung orang lain tergantung dengan  kondisi udara, seperti kelembaban, suhu,kecepatan & arah angin, berat molekul gas kentut, jarak antara 'transmitter' dengan 'receiver'. Begitu meninggalkan sumbernya, gas kentut menyebar konsentrasinya berkurang. Kalau kentut tidak terdeteksi dalam beberapa detik, berarti mengalami pengenceran di udara & hilang ditelan udara selama-lamanya. Kecuali kalau anda kentut di ruang sempit, seperti lift, mobil, konsentrasinya lebih banyak, sehingga baunya akan tinggal dalam waktu lama sampai akhirnya diserap dinding.

Ada 9 hal yang bisa memicu seseorang terlalu sering kentut.
1.  Naik Pesawat
Saat berada di lingkungan bertekanan udara rendah. Gas yang terperangkap dalam tubuh akan terdorong keluar sehingga anda cenderung ingin kentut.
2.  Gigi palsu yang dipasang tidak benar
Jika anda punya gigi palsu tapi pemasangannya kurang pas, maka akan banyak udara yang terjebak di sela-sela gigi. Lalu ketika menelan, udara akan ikut masuk ke dalam tubuh dan memungkinkan terjadinya kentut.
3.  Anoreksia
Ketika tidak ada makanan yang masuk ke dalam perut, lama kelamaan usus bisa mengecil. Tak hanya gas yang terperangkap di dalamnya, tapi juga bakteri. Alhasil, orang anoreksia cenderung mengeluarkan gas (kentut) yang bau.
4.  Kacang-kacangan
Kacang-kacangan mengandung zat gula yang tidak bisa dicerna tubuh. Gula tsb (raffinose, stachiose, erbascose) jika mencapai usus, bakteri di usus langsung berpesta pora & membuat banyak gas. Jagung, paprika, kubis, kembang kol, susu juga penyebab banyak kentut (bukan baunya!).
5.  Telur & daging
Seperti yang kita tahu, daging kaya akan protein. Protein mengandung banyak sulfur, jadi bau kentut orang yang banyak memakan daging dan telur akan lebih busuk.
6.  Makan Permen Karet
Semakin banyak mengunyah permen karet, semaki banyak pula gas yang berada di mulut. Selain itu pemanis buatan yang ada di permen karet biasanya sulit dicerna tubuh sehingga menimbulkan gas.
7.  Mengisap Ganja
Sama halnya dengan mengunyah permen karet, mengisap ganja juga memicu kentut karena banyaknya udara yang masuk melalui kegiatan inhalasi.
8.  Minum Bir
Bir bisa memicu pengeluarang gas dari 3 faktor, yaitu air, karbonasi dan alkohol.
9.  Kanker
Punya penyakit kanker, terutama kanker perut dan usus besar biasanya bisa menyebabkan pengeluarang gas atau kentut terus-menerus.
10.         Konstipasi (Sembelit)
Meskipun terjadi penghambatan akibat konstipasi, tapi gas akan selalu mencari cara untuk keluar. Akan ada ruang kecil untuk gas keluar dari perut dan baunya akan lebih menyengat.

Apakah anda sering menahan kentut.? Jika ya, lalu Kemana perginya gas kentut kalau ditahan tidak dikeluarkan ?
Bukan diabsorbsi darah, bukan hilang karena bocor..Tapi bermigrasi ke bagian atas menuju usus & pada gilirannya akan keluar juga.  Prinsipnya seperti tinja, jadi bukan lenyap, tapi hanya mengalami penundaan.

Mungkin anda pernah dengar kentut bisa terbakar ? jawabannya YA.
Kentut mengandung metana, hidrogen yang combustible (gas alam mengandung komponen ini juga). Kalau terbakar, nyala-nya berwarna biru karena kandungan unsur hidrogen, jadi kalo mau kentut jangan dekat- dekat api yaa, salah-salah pantatnya juga ikut terbakar, hahahaa.

Bagaimana menarik kan mempelajari fakta unik tentang Kentut.?

Sekian fakta unik tentang kentut, dan ikuti terus fakta unik lainya.
Semoga bermanfaat dan dapat menjadi referensi  bagi temen-temen sekalian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar