Semakin lama bumi berputar semakin
bertambah pula jenis jenis penyakit yang ada di dunia ini, tidak memandang kaya
atau miskin, anak kecil atau orang dewasa. Mungkin karena bumi sudah semakin
tua, penyakit akut bahkan kronis sudah menelan banyak korban jiwa contohnya
penyakit DIABETES MELITUS atau biasa disingkat DM.
DIABETES MELITUS
atau DM (bahasa Yunani διαβαίνειν, diabaínein,
tembus atau pancuran air) (bahasa Latin: mellitus, rasa manis) yang juga dikenal di Indonesia dengan
istilah penyakit kencing manis
adalah kelainan metabolik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kurangnya
insulin atau ketidakmampuan tubuh untuk memanfaatkan insulin (Insulin
resistance), dengan simtoma berupa hiperglikemia kronis dan gangguan
metabolisme karbohidrat, lemak, ptotein, sebagai akibat dari:
1.
defisiensi sekresi hormon insulin, aktivitas insulin, atau keduanya.
2.
Defisiensi transporter
glukosa. (wikipedia indonesia)
Penyakit
Diabetes ini disugestikan hanya bisa menjangkit orang orang kaya atau orang
orang gemuk, tapi jangan salah, orang yang hidupnya kurang berkecukupan juga
rentan terhadap penyakit ini. Apalagi jika dalam keluarga ada penderita (faktor
keturunan).
Faktanya,
sebagian penderita diabetes mempunyai tubuh yang kurus. Tubuh kurus terjadi karena terjadinya
resistensi insulin yang merupakan tugas dari pankreas sebenarnya, jika hal ini
terjadi maka yang mengubah glukosa menjadi energi sebenarnya adalah tugas
insulin. Karena ada gangguan maka glukosa akan masuk langsung ke dalam pembuluh
darah karena tidak dapat dipecah menjadi energi, sehingga tubuh mau tidak mau
akan mengambil lemak yang dipecah menjadi energi atau bisa juga protein dan
otot. dan selanjutnya badan penderita akan kurus.
Oleh karena itu mengatur pola makan baik dari jenis makanan, jumlah
porsi, dan jam makan sangat dianjurkan bagi penderita diabetes. Karena jika
penderita makan sembarangan, kadar gula dalam darah akan semakin naik dan
meningkatkan resiko komplikasi seperti kelelahan, pusing, kerusakan saraf,
penyakit jantung, hingga mengalami kebutaan bahkan kesadaran menurun.
Penderita
diabetes perlu hati-hati dalam mengkonsumsi makanan. Disarankan untuk
konsultasi dengan ahli gizi agar menapatkan terapi makanan yang sesuai
kebutuhan tubuh namun tetap bergizi, rendah lemak dan kalori sehingga bisa
mengontrol kadar gula dalam darah.
Berikut ini contoh
pilihan makanan untuk penderita diabetes :
1. Makanan yang terbuat dari biji-bijian utuh atau
karbohidrat kompleks seperti nasi merah, kentang panggang, oatmeal, roti dan
sereal dari biji-bijian utuh.
2. Daging tanpa lemak yang dikukus, direbus, dipanggang,
dan dibakar.
3. Sayur-sayuran yang diproses dengan cara direbus,
dikukus, dipanggang atau dikonsumsi mentah.Sayuran yang baik dikonsumsi untuk
penderita diabetes di antaranya brokoli dan bayam.
4. Buah-buahan segar.Jika Anda ingin menjadikannya jus,
sebaiknya jangan ditambah gula.
5. Kacang-kacangan, termasuk kacang kedelai dalam bentuk
tahu yang dikukus, dimasak untuk sup dan ditumis.
6. Popcorn tawar.
7. Produk olahan susu rendah lemak dan telur.
8. Ikan seperti tuna, salmon, sarden dan makarel. Namun,
hindari ikan dengan kadar merkuri tinggi seperti ikan tongkol.
Makanan yang
harus dihindari penderita diabetes :
1. Roti tawar putih.
2. Makanan yang terbuat dari tepung terigu.
3. Sayuran yang dimasak dengan tambahan garam, keju, mentega, dan saus dalam jumlah
banyak.
4. Buah-buahan kaleng yang mengandung banyak gula.
5. Sayuran kaleng yang mengandung garam tinggi.
6. Daging berlemak.
7. Produk susu tinggi lemak.
8. Hati, ampela, dan organ dalam hewan lainnya.
9. Makanan yang digoreng seperti ayam goreng, ikan
goreng, pisang goreng, dan kentang goreng.
10. Popcorn kaya rasa.
11. Kulit ayam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar